Pengertian layer pada jaringan komputer

Pada posting sebelumnya yaitu pengenalan jaringan komputer telah di bahas macam-macam pengelompokan jaringan komputer. nah sekarang kita belajar bagaimana mereka(para komputer) dapat saling terhubung.



Di awal perkembangannya, banyak komputer yang hanya dapat berkomunikasi dengan komputer lain yang dibuat oleh perusahaan yang sama.Sebagai contoh, perusahaan harus menggunakan produk dari DECnet atau IBM, tetapi tidak bisa kedua-duanya.International Organization for Standarization (ISO) membuat model referensi Open System Interconnection (OSI) sebagai solusi untuk mengatasi masalah inkompatibilitas tersebut.

Komunikasi antar mesin dilakukan antar layer ke N yang sama. Aturan dan konvensi yang digunakan secara umum dinamakan sebagai protokol layer N. Pada dasarnya, sebuah protokol adalah persetujuan adalah persetujuan antara pihak-pihak yang saling berkomunikasi tentang bagaimana proses komunikasi tersebut dijalankan. Sebagai analogi dalam dunia nyata adalah ketika seorang dari daerah A bertemu dengan orang dari daerah B, komunikasi akan susah dijalankan jikalau tidak ada kesepakatan tentang tata krama dan bahasa yang akan digunakan. Kesalahan dalam mematuhi aturan akan menyebabkan proses komunikasi menjadi gagal. Pada kenyataannya, tidak ada pengiriman data yang secara langsung dilakukan antara layer N dari mesin satu dengan layer N di mesin lainnya. Tetapi, data akan dikirimkan ke layer yang ada dibawahnya hingga mencapai layer yang paling bawah.

Model Referensi Open System Interconnection (OSI)

Open System Interconnection (OSI) menggambarkan tentang bagaimana sebuah informasi dari sebuah aplikasi dalam satu komputer dikirimkan kepada aplikasi pada komputer lain dengan menggunakan media komunikasi jaringan Model OSI bukanlah sebuah model yang berbentuk fisik, melainkan sebuah panduan bagi pembuat aplikasi agar bisa membuat dan mengimplementasikan aplikasi yang berjalan di jaringan. OSI juga menyediakan sebuah kerangka kerja untuk menciptakan dan mengimplementasikan standar-standar jaringan, peralatan, dan skema kerja internet. OSI merupakan sebuah model konseptual yang terdiri dari 7 layer, yang setiap layernya memiliki fungsi jaringan yang spesifik, sehingga setiap tugas yang diberikan dapat diimplementasikan secara independen. Hal ini menawarkan sebuah solusi dimana proses perubahan pada satu layer tidak akan mempengaruhi layer yang lain secara langsung. Berikut.

ini merupakan 7 layer detil tentang model referensi Open System Interconenction (OSI):

Dari tujuh layer tersebut bisa dibagi menjadi 2 bagian utama yaitu :

  • layer Atas (upper layer) terdiri dari 3 layer (Application, Presentation, Session) mendefinisikan bagaimana aplikasi- plikasi berkomunikasi satu sama lain dan bagaimana aplikasi berkomunikasi dengan user.
  • Layer bawah (lower layer) terdiri dari 4 layer (Transport, Network, Data Link, Physical) mendefinisikan bagaimana data dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain. Layer yang berada dibawah sebuah layer akan memberikan layanan terhadap layer yang ada diatasnya.
Application Layer
Layer Application pada model OSI merupakan tempat dimana user atau pengguna berinteraksi dengan komputer. Layer ini sebenarnya hanya berperan ketika dibutuhkan akses ke jaringan. Sebagai contoh program web browser Mozilla Firefox, semua komponen jaringan dari sistem seperti TCP/IP, NIC, dan sebagainya bisa dibuang, dan kita masih bisa menggunakan fungsi dari Firefox untuk melihat dokumen HTML yang disimpan dalam komputer kita. Tetapi masalah akan terjadi ketika kita berusaha untuk melihat dokumen HTML yang harus diambil dari komputer lain. Hal ini terjadi karena Firefox harus mengakses kedalam layer application, dan layer application bertindak sebagai antarmuka antara program dengan layer-layer yang ada dibawahnya, karena program tersebut tidak masuk kedalam struktur layer yang ada. Layer ini juga bertanggung jawab dalam mengidentifikasi dan membangun ketersediaan partner komunikasi yang dituju, dan menentukan apakah sumber daya yang ada mencukupi untuk membangun komunikasi tersebut.

Contoh yang ada pada layer ini adalah WWW, email gateway, EDI, utilitas
navigasi internet, layanan perbankkan online.


Presentation Layer
Nama protokol ini didapatkan dari tujuannya, yaitu menyediakan (present) data kepada application layer. Fungsi utamanya adalah sebagai penterjemah dan menyediakan fungsi pengkodean dan konversi. Teknik pentransferan data menjadi sebuah format standar sebelum dikirimkan. Komputer menerima format data umum ini dan kemudian mengubahnya kembali menjadi format data yang bisa untuk dibaca (misal dari EBCDIC menjadi ASCII). Dengan menyediakan fungsi penerjemahan data ini, layer presentation memastikan data yang dikirimkan oleh satu layer aplikasi dari suatu komputer bisa dibaca oleh layer aplikasi di komputer lain.

Contoh yang ada pada layer ini adalah JPEG, ASCII, EBCDIC, TIFF, GIF, PICT,
enkripsi, MPEG, MIDI.

Session Layer
Session Layer bertanggung jawab untuk membuat, mengelola dan mengakhiri sesi layer presentasi antar host yang saling berkomunikasi. Layer sesi juga menyediakan kontrol dialog antar peralatan (device), atau host. Layer sesi juga mengkoordinasi komunikasi antar sistem dan melayaninya dengan menggunakan 3 metode berbeda, simplex, half-duplex, dan full-duplex. Pada dasarnya, layer sesi menjaga berbagai macam data aplikasi dengan data aplikasi lain yang berbeda.

Contoh yang ada pada layer ini adalah NFS, RPC, SQL, NetBios names,
Appletalk Session Protocol(ASP).

Transport Layer
Layer transport melakukan segmentasi (pemecahan data) dan reassembling (penyatuan data) menjadi sebuah arus data, dan memastikan bahwa data tersebut bisa sampai di sisi lainnya dengan benar. Selain itu, layer transport harus memastikan bahwa pengiriman dilakukan dengan efisien yang bertujuan untuk melindungi layer-layer diatasnya dari perubahan atau perbedaan hardware yang tidak dapat dihindari. Layer transport bertanggung jawab untuk menyediakan mekanisme untuk multiplexing (teknik untuk mengirimkan atau menerima beberapa jenis data yang berbeda sekaligus pada saat yang bersamaan melalui satu media jaringan) metode-metode dari layer atas, membuat session, dan memutuskan rangkaian virtual. Layer transport juga menyembunyikan detail-detail jaringan dari layer yang lebih tinggi. Layer transport dapat bersifat connectionless dan connection-oriented.

Contoh yang ada pada layer ini adalah TCP, UDP, SPX

Network layer
Layer network mengelola pengalamatan peralatan, melacak lokasi peralatan di jaringan, dan menentukan cara terbaik untuk memindahkan data, artinya layer network harus mengangkut lalu lintas antar peralatan yang tidak terhubung secara lokal dengan melakukan pengecekan terhadap IP address tujuan pengiriman data. Router merupakan perangkat keras yang diatur dalam layer ini, dan menyediakan layanan routing dalam sebuah internetwork. Ketika sebuah paket diterima pada sebuah antarmuka router, IP address tujuan diperiksa. Jika paket tidak ditujukan untuk router tersebut, maka router akan melihat alamat tujuan kedalam table pengalamatan (routing table). Ketika router sudah memilih antarmuka keluar untuk paket data tersebut, maka paket data akan dibungkus menjadi frame data dan mengirimkannya melakui antarmuka terpilih menujun kedalam jaringan lokal. Jika router tidak menemukan entri pada routing table-nya maka paket data tersebut akan dibuang.

Contoh yang ada pada layer ini adalah IP, IPX, Appletalk DDP.

Layer Data Link
Layer data link menyediakan transmisi fisik dari data dan menangani notifikasi kesalahan, topologi jaringan, dan flow control. Ini berarti layer ini akan memastikan bahwa pesan-pesan akan terkirim melalui alat yang sesuai di jaringan menggunakan alamat perangkat keras (MAC / hardware address), dan menerjemahkan pesan-pesan dari layer network menjadi bit-bit untuk dipindahkan oleh layer physical. Layer data link melakukan format pada pesan atau data menjadi pecahan-pecahan yang disebut data frame, dan menambahkan sebuah header yang terdiri dari alamat perangkat keras tujuan dan asal. Switch dan bridge bekerja pada layer ini. Switch dan Bridge akan membaca setiap frame yang melaluinya, dan melakukan pengecekan terhadap MAC addressnya dengan mencocokkannya dengan table filter yang dimilikinya sehingga didapatkan alamat port mana yang harus dipilih untuk pengiriman paket data. Switch membantu mengurangi network congestion (menurunnya kualitas jaringan karena disebabkan oleh terlalu banyaknya data yang berada dalam jaringan), karena data akan langsung dikirimkan kepada tujuan. Akan tetapi ketika alamat yang dituju adalah alamat broadcast, switch akan meneruskan semua paket broadcast ke setiap segmen yang terkoneksi secara default.

Contoh yang ada pada layer ini adalah IEEE 802.3/802.2, HDLC, ATM, IEEE
802.5/802.2.

Layer Physical
Layer fisik melakukan dua hal: mengirim bit dan menerima bit. Bit hanya memiliki dua nilai, 0 dan 1. Layer fisik berkomunikasi langsung dengan berbagai jenis media komunikasi yang sesungguhnya. Bit transmisi direpresentasikan dengan cara yang berbeda, bergantung dari media yang digunakan, bisa berbentuk sinyal listrik, gelombang suara maupun gelombang cahaya.

Contoh yang ada pada layer ini adalah V.35, V.24, RJ45, Ethernet, FDDI, Wifi,
Wimax.



semoga bermanfaat..

pengenalan topologi bus

Topologi bus merupakan topologi yang banyak digunakan pada masa penggunaan kabel sepaksi/coaxial menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain.


Skema topologi Bus


Kesulitan utama dari penggunaan kabel sepaksi adalah sulit untuk mengukur apakah kabel sepaksi yang digunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (network interface card) yang digunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya. Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node.).


Komponen kabel Sepakti/Coaxial


Pada topologi bus dua ujung jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel connector dapat digunakan untuk memperluasnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat mengkaitkan dirinya dengan men tap Ethernetnya sepanjang kabel.

Instalasi jaringan Bus sangat sederhana, murah dan maksimal terdiri atas 5-7 komputer. Kesulitan yang sering dihadapi adalah kemungkinan terjadinya tabrakan data karena mekanisme jaringan relatif sederhana dan jika salah satu node putus maka akan mengganggu kinerja dan trafik seluruh jaringan.

Ciri-cirinya
  1. Teknologi lama, dihubungkan dengan satu kabel dalam satu baris.
  2. Tidak membutuhkan peralatan aktif untuk menghubungkan terminal/komputer.
  3. Sangat berpengaruh pada unjuk kerja komunikasi antar komputer, karena hanya bisa digunakan oleh satu komputer.
  4. Kabel “cut” dan digunakan konektor BNC tipe T.
  5. Diujung kabel dipasang 50 ohm konektor.
  6. Jika kabel putus maka komputer lain tidak dapat berkomunikasi dengan yang lain.
  7. Susah melakukan pelacakan masalah.
  8. Discontinue Support.


Keuntungannya
  • Keunggulan topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.
  • Hemat kabel.
  • Layout kabel sederhana.
  • Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.
  • Kepadatan pada jalur lalu lintas.
  • Diperlukan Repeater untuk jarak jauh.
sekian penjelasan mengenai topologi bus, bila ada yg masih bingung boleh di comment sobat....!!



pengenalan jaringan komputer



Pada awalnya komputer tidak dibuat untuk saling berkomunikasi satu sama lain. Bentuk paling umum penggunaan komputer adalah pada perusahaan- perusahaan besar (dikarenakan harganya yang luar biasa mahal) di mana sebuah unit pengolah dan penyimpan data yang besar (mainframe) melayani para pengguna yang bekerja melalui terminal-terminal yang terhubung pada mainframe tersebut.Pihak lain yang menggunkaan komputer adalah pihak militer, contohnya adalah saat menghitung jarak dan sudut tembak artileri untuk mendapatkan perhitungan yang tepat dan akurat perhitungan dilakukan menggunakan bantuan komputer. Era perang dingin antara Amerika Serikat dengan Uni Soviet telah mendorong Amerika Serikat untuk membuat komputer yang dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya. DARPA sebagai bagian dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat adalah badan militer yang bertugas mewujudkan sistem tersebut. Purwarupa (prototype) jaringan komputer kemudian diperkenalkan pada tahun 1973 untuk kemudian mulai diperkenalkan untuk digunakan untuk kepentingan non militer terutama kepada pihak-pihak akademik terutama pihak perguruan-perguruan tinggi.

DEFINISI
Jaringan komputer dapat diartikan sebagai sekelompok komputer yang saling terhubung melalui suatu media dan saling berkomunikasi dan berbagi sumber daya.

MANFAAT
Jaringan komputer terbukti memiliki banyak manfaat di antara lain.
  1. memungkinkan berbagi pakai sumberdaya komputesi antar komputer. (misalkan: printer, data, dan internet).
  2. memungkinkan pertukaran antara komputer yang satu dengan yang lain.
  3. memungkinkan pengendalian komputer dangan komputer di tempat lain (remote computer).

JENIS - JENIS JARINGAN KOMPUTER
Berdasarkan geografisnya, jaringan komputer terbagi menjadi Jaringan wilayah lokal atau Local Area Network (LAN), Jaringan wilayah metropolitan atau Metropolitan Area Network (MAN), dan Jaringan wilayah luas atau Wide Area Network (WAN).Jaringan wilayah lokal merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau tempat yang berukuran sampai beberapa 1 - 10 kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan stasiun kerja (workstation) dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (misalnya pencetak (printer) dan saling bertukar informasi.Sedangkan Jaringan wilayah metropolitan merupakan perluasan jaringan LAN sehingga mencakup satu kota yang cukup luas, terdiri atas puluhan gedung yang berjarak 10 - 50 kilometer. Kabel transmisi yang digunakan adalah kabel serat optik (Fiber Optic). Jaringan wilayah luas Merupakan jaringan antarkota, antar propinsi, antar negara, bahkan antar benua. Jaraknya bisa mencakup seluruh dunia, misalnya jaringan yang menghubungkan semua bank di Indonesia, atau jaringan yang menghubungkan semua kantor Perwakilan Indonesia di seluruh dunia. Media transmisi utama adalah komunikasi lewat satelit, tetapi banyak yang mengandalkan koneksi serat optik antar negara.

Banyaknya jaringan komputer yang muncul setidaknya dapat dikelompokkan berdasarkan beberapa sudut pandang, yaitu:
  1. Berdasarkan ukuran/rentang jaringan
  2. Berdasarkan bentuk jaringan (topologi)
  3. Berdasarkan media komunikasi yang digunakan
  4. Berdasarkan peran komputer dalam jaringan

PENGELOMPOKAN BERDASARKAN BESAR JARINGAN
Berdasarkan ukuran/rentang jaringan yang dibentuk, dikelompokkan menjadi:
  1. Local Area Network (LAN)
  2. Wide Area Network (WAN)
  3. Metropolitan Area Network (MAN)

PENGELOMPOKAN BERDASARKAN TOPOLOGI/BENTUK JARINGAN
Berdasarkan bentuk/topologi jaringan yang dibentuk, dikelompokkan menjadi:
  1. Jaringan bertopologi Bus
  2. Jaringan bertopologi Star
  3. Jaringan bertopologi Ring
  4. Jaringan bertopologi Mesh
  5. Jaringan bertopologi Complete Mesh

PENGELOMPOKAN BERDASARKAN MEDIA YANG DIGUNAKAN
Berdasarkan media jaringan yang digunakan, jaringan dapat dikelompokkan
menjadi:
  1. Jaringan Kabel, Jaringan komputer yang menggunakan media penghubung antar simpul berupa kabel, baik kabel tembaga maupun kabel optik
  2. Jaringan Nirkabel, Jaringan komputer yang menggunakan media penghubung antar simpul berupa gelombang elektromagnetik

PENGELOMPOKAN BERDASARKAN PERAN KOMPUTER DALAM JARINGAN
Berdasarkan peran komputer-komputer yang berkomunikasi dalam jaringan,
jaringan dapat diklasifikasikan menjadi:
  1. Jaringan Client Server, Pada jaringan client server terdapat komputer yang berperan sebagai client yaitu komputer yang meminta/memanfaatkan layanan/sumber daya yang disediakan oleh komputer lain atau yang disebut sebagai server.
  2. Jaringan Peer to Peer Pada jaringan peer to peer peran client dan server tidak tampak jelas dikarenakan komputer yang berperan sebagai client juga bertindak sebagai server di waktu yang sama, demikian sebaliknya server dapat juga berperan sebagai client di waktu yang sama.


Sekian dan semoga bermanfaat.